Mittwoch, 09:15
Segar kali rasanya pagi ini, setelah melewati malam yang panjang sekali. Jam 10 malam sudah membaringkan diri dan tidur, bagiku adalah suatu yang sangat jarang sekali, karena Yahoo sepi (tanpa si kakak hasian). Tapi itulah yang terjadi kemarin malam.
Saat ini aku duduk didepan laptop mengetik disini, sambil minum “schwarze Tee” mit “wenig” Milch. Sementara cuaca diluar sangat mendung, hujan, angin kencang dan dingin sekali. Handy ku berdering……mbak Yati telpon dan tanya itu dan ini, seperti biasanya yang akhirnya bla bla bla dan tak terasa jam menunjukkan jam 10 pagi.
Diruang makan aku dengar suara Tante Hilde dan Amang yang dari tadi saling ribut membicarakan menu untuk siang ini. Tante Hilde yang (gayanya) tidak mau merepotkan pun “sok” mengaku; “Jangan karna aku kalian repot masak dan jangan memasak extra sesuai dengan seleraku !! ” . Dan Amang yang tidak ( mau) kalah pun menjawab; ” Jah Hilde, andai kamu gak ada disini, kami tidak memikirkan untuk memasak, sebab kami tidak pernah masak, dan sekarang kami akan memasak karena kamu” !!. Ach, dasar yang dua ini selalu ingin menjengkelkan satu sama yang lain, sudah menjadi kebiasaan, mungkin itu lah cara untuk menunjukkan persaudaraan mereka yang indah sekali ini. Akupun tersenyum dikamarku, saat mendengar percakapan dua orang yang sudah tua dan terbiasa hidup sendiri.
Tiba² Amang manggil aku; ” Rusma, Guten Morgen…kommst du mal bitte kurz runter? ( Boleh kamu datang bentar kebawah? ) . Aku menjawab; Morgen Amang, kleinen Moment bitte, bin gerade beim Telefonieren ( Sebentar…aku lagi bertelepon ). Mendengar jawabku itu Tante Hilde menyilangkan suaranya dari celah pintu ( entah dimana dia saat itu hingga suaranya kedengaran kejepit) ; Tja, Düfte Biene, seit gestern bist du am Telefonieren, und immer noch?? ( Jah, “düfte Biene”= sebutan sayang ” Sweety Bee”, dari kemarin kamu bertelepon, dan sampe sekarang masih begitu?? ). Hahahhahahah, aku sambil ketawa berkata; Sei still, Tante Hilde !!” ( Jangan banyak bicara Tante Hilde ). Na ja, Tante Hilde dan aku sudah seperti cucu dan oma, sudah memiliki hubungan sangat erat hingga berbicara pun sudah bebas tapi sopan.
Ok ok..sekarang aku turun keruang makan. Dan aku melihat disana duduk seorang ibu yang belum pernah aku lihat. Amang memperkenalkan, dia adalah asal dari Russia dan sudah lama tinggal di Jerman, dia adalah pengganti Frau Gotzie. Oke oke…aku mmg sudah diberitahukan sebelumnya, bahwa “Putzfrau” ( mbak ) yang lama lagi cuti, jadi kami dapat yang baru. Amang meminta supaya aku menjelaskan seluk beluk rumah ini, karena memang aku lah yang tau. AKhirnya aku menjelaskan dimana letak Staubsauger, Eimer, Putzmittel, Gewürze, etc. ( Vacuum cleaner, Ember, dan segala sabun pembersih, dan bumbu² masakan ).
Waktu sudah menunjukkan jam 10:46. Aku melihat cuaca diluar masih sangat mendung, hujan dan dingin. Entah dimana Matahari saat ini…… Aku hari ini akan dirumah. Untuk cuaca seperti ini tidak sangat mendungkung ke “Stadtbücherei” ( Perpustakaan). Tapi sebelum memutuskan untuk tinggal dirumah seharian, ku buka buku terminku dan ku ingat2, apakah ada sesuatu yag harus ku urus secepatnya? . Hmmm ternyata ada, mengirimkan formulir Umfrage ke “Krankenversicherung”ku ( Asuransi Kesehatan). Tapiiiiiiiiiiiiiiiiii , aku jadinya minta nitip ke Amang, karena dia kebetulan mau Belanja dan kantor Post ada disamping tempat dia belanja….Hurrraaaaaaaaaaaaaaa huraaaaaaa.
So, Ich bleibe heute zu Hauze den ganzen Tag!!. Seharian ini aku akan dirumah baca² buku kehidupan ini, sambil dengar² lagu yang kemarin aku Download “Maxim Mrvica The Piano Player dan sambil baca email yang panjannnnnnnnnnnnnng kali dari si dede,…es freut mich, danke dedek tercintaku!!
Waktu menunjukkan jam 10:50………….. sampai disini dulu.