Filed under: Harian
Hampir di semua artikel atau tulisan tulisan kecil tidak lepas dari kata cinta. Setiap tulisan salah satu temanku yang ada di Multiply , 99% mengarah ke thema cinta. Temanku satu lagi yang ada di Blogspot, ketika dia rindu, benci dan kesal selalu menulis kata cinta. Bahkan ribuan atau mungkin saja triliunan orang selalu mengupdate statusnya tiap hari di Facebook dan Twitter dengan thema cinta. Mereka mengatakan bahwa mereka mempunya cinta dan mengatakan yang lain yang tidak memilikinnya atau bahkan sebaliknya. Sebut saja si Z yang selalu menganggap dirinya penuh cinta kepada sesamannya, kekasihnya dan teman2nya. Tapi kerap sekali kita lihat, jika dia disakiti oleh satu orang yang dia katakan tadi cinta, kerap sekali pulak bersikap seakan akan tidak pernah mencitaninya, seperti langsung emosi, membenci, berkelahi dan bahkan tidak berteman lagi dengan putus komunikasi dan putus hubungan.
Kalau kita renungkan bersama, itukah cinta? Cinta dapat mengalahkan pergumulan, cinta dapat menerima dan mengerti kesalahan, kekhilafan yang dilakukan teman. Cinta tidak butuh waktu lama untuk memaafkan, cinta tidak akan pernah emosi atau mengatakan putus komunikasi dan hubungan karena ada masalah atau kesalahpahaman.
Apakah kita sudah memiliki cinta yang seperti itu?
@Laut Tawar; 10:58, 24.03.2011
Filed under: Harian
Sebuah senyum tidak mahal
Tapi bisa menyelamatkan hidup sesoerang
Senyum lah
Filed under: Harian
Semenjak kenal Rev. Kim, aku sangat menyukai sayur Kimchi. Kemudian terpikir belajar membuat kimchi untuk lebih menghemat. Bayangkan, kalau beli kimchi dari toko asia, yang isinya hanya 250 Gram sudah 2,50 € , hanya sekali makan saja dan itu masih kurang puas. Sementara harga sayur kol putih bahan untuk kimchi hanya 1,00 €/ KG dan bumbu (jadi) Kimchi hanya 1.75 €. Dan jika di olah sendiri, bisa menghasilkan sayur kimchi untuk 4 kali makan.
Pertama sekali pusing membaca cara membuatnya, karena memang aku sangat tidak suka membaca buku resept. Tapi, untuk mencoba tidak mengapa. Maka aku ikut langkah demi langkah, yang hasilnya 8 jam kemudian adalah gagal. Dengan tidak menyerah, kemudian 3 minggu berikutnya mencoba mengulangi lagi, tentu saja mengulangi kesalahan, dengan hasil Gagal !! Dan dengan masih penuh penasaran, mencoba kembali untuk ketiga kalinya, hmmm..hasilnya masih saja Gagal !!
Selang waktu kemudian dengan penasaran yang masih tersisa sedikit tentang bagaimana sebenarnya mengolah kimchi, maka untuk ke empat kalinya aku mencoba lagi. Tunggu 8 jam kemudian…tetap saja hasilnya GAGAL !
Dalam hati berpikir…hmmm, kalau sudah sampai 4 kali gagal itu namanya kebodohan atau ? Ach , aku mulai mempertahankan diri dari kebodohan. Bukan !! Jawabku dalam hati….itu bukan kebodohan, melainkan …?
” Gagal sekali adalah pengalaman, gagal dua kali menjadi pelajaran, gagal tiga kali menjadi pertanyaan, dan kegagalan ke empat kalinya adalah JAWABAN “
Itulah yang menjadi hasil dari kimchi yang aku pelajari dengan kegagalan. Bahwa pengalaman yang sering di diperoleh dalam hidup sering menjadi pelajaran bagi kita, dan jika kita sudah mempelajarinya tapi toh masih terulang kembali dengan kegagalan maka hal itu akan menyibukkan diri kita dengan seribu pertanyaan, mengapa/kenapa? hingga kita mengulangi untuk mencoba kembali dan menghasilkan yang sama, maka kegagalan ke empat kalinya adalah menjadi jawaban akan semua pengalaman, pelajaran dan pertanyaan itu. Jawaban, bahwa lebih baik kamu tidak mencobanya lagi, cobalah yang lain, jangan menyibukkan diri dengan satu hal serta menghabiskan waktu. Karena tidak semua orang dan juga tidak di semua hal bisa berhasil walau seribu kali di coba……
!
!
!
!
@Langeworth ; 22:51
Filed under: Harian
Nunga loja ahu Tuhan…
Nunga loja ahu Tuhan
Nunga loja ahu Tuhan
Filed under: Harian
Holan ibana do na boi mambahen rohangku marhujinjang
Holan ibana do na boi mambuat rohangku
Jala holan ibana do na boi mambahen tangis dohot mekkel
Nang ibana do tong mambahen sude mansai uli
Ach..
Holan ibana do na manakko rohangki
Gabe marhusori pikkiran ku dohot rohangku
Mambahen sai hu ingot ibana ganup ari
Jala dang tarbahen ahu be songon dia
Ai nga di ibana be rohangki…
Holan di ibana
Ala nga di buat ibana rohangki
Gabe sipata hira na rittik ma iba
Songon na so marroha
Gabe sipata hira na rittik ma iba
Sai mangalului ibana na mambuat rohangki
Ai aha ma tahe,
Ibana pe mansai malo mambuat roha
Jala bisuk pamikkiron na
Nang pangkataion na pe mansai lambok
Mambahen tarhatotong mamereng ibana
Jala sonang rap hon ibana…
!
!
!
!
@ Langeworth ; 00:35