Senja..

Posted in Harian on September 12, 2009 by rusxoxo

SN155203

( Pic: di ambil dr jendela kamar di Langeworth)

Senja …

Warna emasmu begitu indah

Berbaur putih dan birunya langit

Engkau di nanti seribu pujangga dan photografer

Menulis, melukis dan memotret mu

Engkau di tatap berjuta mata

Memandangimu serta berucap seribu kata

Yang pasti tidak jauh dari kata cinta

Tapi semua hanya sementara

Karena engkau pun terbenam di depan mata

Dan hati ini pun tersenyum sambil berkata;

” Senja..Daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaag”

!
!
!
!

@Langeworth  ; 19:45

Bengong…

Posted in Harian on September 11, 2009 by rusxoxo

Rasa ngantuk sudah memergoki mataku

Gelisah sudah menusuk hatiku

Hey…

Harus kah hatiku selalu kau sentuh
Hingga ku  rindu cintamu tak menentu..

Cemberut aku karna cemburuku

Entah sampai kapan

…..

..

.

@ langeworth

Capek

Posted in Harian on September 7, 2009 by rusxoxo

Capek, walau tidak melakukan sesuatu yang berat

Lemas, walau tidak merasa sakit dimana mana

Dingin, walau cuaca masih panas

Menunggu disini, walau aku tau,   tidak akan ada yang datang

====================

============

==========

===

Tuhan,

Nungnga loja daging kon

Naeng ma pitpit matakon

Oh Tuhanku mataMi

Dungo di podomanki

Angka marsahiti

Sai pamalum ma sude

Nang angka na hu haholongi i

Sai dongani ma tongtong

!

!

!

!

@Münster; 21 :44

masihol

Posted in Harian on August 22, 2009 by rusxoxo

Kangen kali sama kk Mega…

kangen kali sama candanya

Sama sapaannya

Rindu kali awak di panggil…

dipanggil babami kek, sirabun kek, bodat kek…. longor kek, atau yang lainnya…   aku sangat merindukannya.

Hari penuh rencana

Posted in Harian on August 21, 2009 by rusxoxo

Sudah beberapa kali aku dan kakak selalu diskusi dengan pelayanan. Khususnya waktu terkahir ini ,  karena aku akan memulai lagi dari awal segala kegiatan dan pelayanan di Indonesia.  Tapi karena hanya kami berdua saja yang memutar mutar rencana ini dalam pikiran kami, maka terkadang diskusi dan pembicaraan kami tidak membuahkan jawaban, yang ada hanya semakin banyak pertanyaan; Bagaimana jika begini?  Apa sanggup kita? Dari mana kita memulai ?

Tuhan ada di antara kami…

Hari ini, aku mendapat sms dari seorang Ibu yang kami sudah kenal dari  sejak kecil;  “Liebe Rusma, tolong kasih nomor telp rumah. Dan apakah aku boleh menelpon kamu sekarang, sebab ada yang hendak aku tanyakan”  Dengan berpikir, apakah jawab iya sekarang atau besok aja yah…?? ( sifat jelekku, selalu suka mengundur undur !)  Tapi karena penasaran , aku pun langsung balas.  Sebelum dia nelpon,  aku langsung telpon kakak Dorlin supaya bertanya dengan kabar di Indo,  untuk bahan cerita dengan ibu itu nanti jika di telpon.

Dan Ibu itu pun bertelpon…..   bla bla bla, dan kemudian sampai ke thema. Rusma….. apakah kamu masih ingat dulu rencana apa yang kamu ingin lakukan ?  Dan sambil mengingat dan bertanya dalam hati, hmm apa yah, terlalu banyak.

Kemudian aku bertanya;

Rencana sehubungan dengan apa Ibu?

Sehubungan dengan pelayanan mu

Iya , aku masih ingat dan masih tetap dalam rencana itu

Yang mana itu Rusma?

Pedagang kecil , Anak jalanan dan keluarga, itu ibu..yang tiga itu.

Betul, Rusma… kamu masih ingat dan ternyata masih tetap dalam impian mu itu…

Terus Ibu? Ada apa  sehingga ibu sekarang seakan akan mengingatkan aku akan hal itu?

Yah, karena seperti yang kamu katakan bahwa kamu akan kembali dan memulai pelayanan ini ??

Oh, aku tidak yakin ibu…apa mampu memulai itu tanpa dukungan?  Gereja pun tidak mau mengambil alih, mereka masih terfokus kepelayanan dalam gereja dan panti asuhan.

Rusma, jangan kuatir…. kembalilah dulu dan mulai lagi menjalin kontak dengan anak jalanan. Kami akan datang kesana bulan Juni…dst.

Jantungku berdebar kencang ,  sudah lama tidak begitu.  Ku tekan tanganku ke meja dan terasa keringatan dari semangat di kepalaku. Tuhan…. begini caraMu untuk mewujudkan mimpiku? Tepat waktu…!!

Mimpiku memulai berpijak di langkah awal dan dia akan bergerak pelan maju melangkah menuju titik kenyataan.  Mampukan aku!